Angel Elga Si Caleg Rakyat dan Najwa yang Somse

Andi Hakim

21 Jan 2014 | 21:46

Ramai juga setelah saya perhatikan orang memberitakan Najwa dalam mata Najwa yang mengolok-olok Angel Elga kandidat legislatif PPP dengan pertanyaan-pertanyaan yang menurut pemirsa ...

Baca Selengkapnya »

5 Komentar
  • Andi Hakim

    salam kembali... :)

    2014-01-21 16:50:34

  • Isti

    pak Andi... saya memahami maksud artikel ini untuk sebuah keseimbangan persepsi atau apa namanya ya? ehehe.. namun menurut saya, setiap segmen acara memiliki fokusnya masing2. Mata najwa pun demikian, yang lebih fokus pada persoalan realitas politik, hukum, sosial, dan sejenisnya. Jika, pertanyaan2 yang diajukan melulu harus melihat backgroun narasumber (dalam hal ini angel lelga] yang kebetulan artis, ya nggak gitu juga mungkin? angel lelga diundang untuk tujuan apa? terkait pencalonannya di pileg bukan? justeru tidak relevan kalau mata najwa bertanya seputar penampilan dan gaya hidupnya [itu bagian infotemen kayaknya,,, hehehe]. dari sana juga akhirnya dapat diketahui kualitas dan kompetensi lelga untuk nyaleg, layak nggak? terkait performance najwa shihab yang terkesan somse dan merendahkan narasumber, kalau yang saya tangkap tidak seperti itu.. [tak ada beda saat najwa mewawancari tokoh2 senior - ingat nggak dgn 4 tokoh inspiratif di mata najwa?] ya begitu, santai dan guyon.. ini sekadar pandangan saya Pak Andi :) salam

    2014-01-21 16:34:39

  • Andi Hakim

    boleh kalau mau dibuatin.. tarifnya lebih dari 2 M (makasih mas) :)

    2014-01-21 16:04:21

  • Edrida Pulungan

    salam kenal buat sang pembuat pidato :) mau dong dibuatin atu :)

    2014-01-21 15:59:44

  • Nezaretta

    kalo untuk pertanyaan bagaimana menjaga pantat agar tetap bahenol mungkin bukan di mata Najwa tempatnya, tapi di acara invotainment. sudah jelas mata najwa adalah acara bincang-bincang politik dan seorang Angel Lelga sudah memutuskan untuk memasuki dunia itu. so what's wrong? kalau dia memang tahu dan punya persiapan tentunya dia dapat memanfaatkan panggung mata Najwa tersebut untuk menaikkan elektibilitasnya sebagai caleg. belajar dulu, buka wawasan lebih luas lalu tunjukkan sisi lebih dibidang politik yang dia miliki. in betul dia diundang untuk hadir di acara itu, dan tentunya dia sudah paham dengan risiko akan kelihatan bodoh didepan Najwa. kenapa tetap datang? acara itu bukan yang pertama ditayangkan, sudah banyak bintang tamu yang lain yang ditampilkan, yang memang berisi akan kelihatan isinya yang kosong juga akan kelihatan ketidak tahuan apa-apanya. kalau tantangan dijawab dan di gelanggang ternyata kalah, apa pengirim surat tantangan boleh disalahkan? waktu ditanya "mbak Angel sudah cukup mapan sebagai artis, kenapa lagi kok ingin merambah dunia politik? Apa yang dicari?" ini pertanyaan yang sederhana sebenarnya, tapi beliau menjawabnya muter-muter gak jelas, dan akhirnya muncul kata-kata kenapa kalau artis yang nyaleg kok dianggap tidak mampu, bukannya banyak juga artis yang dapat berkiprah banyak di perlemen? disebutkanlah Nurul Arifin, mung termasuk juga Tantowi Yahya dan sebagainya. betul tidak salah! pada dasarnya orang tidak terlalu mempermasalahkan latar belakang si caleg, tetapi melihat kinerja yang bersangkutan. bagaimana mau sreg dihati kalau ditanya nanti mau duduk di komisi berapa saja tidak tahu? apa yang akan dilakukan untuk konstituen di dapilnya jawabannya kia lihat nanti? oh my.... orang ini yang akan mewakili kita?

    2014-01-21 15:36:51