Luar Negeri

Teori Konspirasi MH370?

Kouteihina

02 Apr 2014 | 07:38

Minggu kemarin saya dikabarin sama pacar tentang teori konspirasi pesawat Malaysia MH370  yang paling baru, yaitu pesawatnya ternyata mendarat ke pangkalan militer Amerika di Diego Garcia. Teori itu muncul akibat ada kabar angin bahwa salah satu penumpang bernama Philip Wood yang mengirim foto "hitam" ke sebuah forum dan dari foto yang diambil dengan iPhone 5 itu, bisa diketahui lokasi pengambilan fotonya. Foto tersebut menunjukkan koordinat lokasi pangkalan militer Amerika di Diego Garcia.


1396399405705567969

Sumber: Foto 'hitam' yang dikirim Philip Wood ke forum


Saya akui, di antara semua teori-teori mengenai hilangnya pesawat MH370, teori ini yang paling menarik. Kenapa bisa? Pertama, saya sangat penasaran kenapa kasus pesawat hilang ini memakan banyak waktu untuk pencariannya. Coba kita menilik ke kasus Adam Air, cepat kan ketemunya. Yang membuat kasus Adam Air lama kan pencarian black box-nya. Kedua, pernyataan dari PM Malaysia mengenai status pesawat yang telah jatuh di Samudera Hindia dan penumpang-penumpang di dalamnya tidak ada yang selamat. Bagaimana bisa seorang PM langsung menyimpulkan seperti itu padahal belum ada bukti konkrit yang jelas. Terkesan terburu-buru dan dibuat-buat, seakan-akan ingin menutupi sesuatu.

Sempat juga saya baca sebuah artikel di suatu website, tentang teori konspirasi ini juga, dan ada yang berpendapat, "Kenapa Philip Wood mengirim fotonya ke sebuah forum? Kenapa dia tidak mengirim sms ke keluarga atau kekasihnya. Jika ia bisa mengakses jaringan internet, setidaknya untuk melakukan sms atau telepon pun bisa." Saya dan teman saya di kampus sempat berspekulasi mengenai ini, dan saya pun berpendapat. Seandainya si Philip Wood ini menghubungi kekasihnya, ia sendiri mungkin tidak tahu bagaimana harus memberitahu kekasihnya. Bisa saja dia tidak tahu di mana ia berada, tapi ia sadar kalau ia disandera di markas militer.  Masa dia mau bilang, "Honey, I've been held captive in an army quarter but I don't know where exactly the location is." Hakh! Hehehe. Itu bisa jadi pertimbangan kenapa dia tidak menghubungi kekasihnya, tetapi malah menghubungi forum. Pertimbangan saya, jika dia menghubungi forum, kan kebanyakan orang-orang forum itu suka penasaran. Jadi, begitu mendapat gambar, langsung lah mereka selidik-selidik. Begitu lebih cepat kan? Dan langsung banyak orang yang tahu jika dibanding dia memberitahu kekasihnya dulu. Jika si Philip Wood ini memberitahu kekasihnya dan kekasihnay ini memberitahu polisi ya misalnya, belum tentu juga sang kekasih ini dipercaya. Dan lagi, teori initerlalu bagus untuk suatu kebetulan. Of all places, why does it point to Diego Garcia? Kenapa Diego Garcia lho ya. Coba cari di Google Maps deh, letaknya Diego Garcia. Di tengah-tengah Samudera Hindia! Dan butuh zoom in yang banyak agar bisa kelihatan.


1396400079494821230

Sumber: Diego Garcia (full)

1396400230433882096

Sumber: Letak Diego Garcia (zoom out)


Kalau masih kurang jelas nih tentang teori konspirasi MH370 ini, bisa cari artikelnya di Google. Sudah banyak artikel tentang teori konspirasi ini di internet, baik di dalam maupun di luar negeri. Yah, tapi lagi-lagi ini juga masih teori. Konspirasi pula. Jika teori ini benar-benar terbukti kebenarannya, bakalan mencoreng nama baik Amerika juga. Hanya demi mengambil "alat militer" yang diselundupkan di pesawat MH370, Amerika sampai hati melibatkan penumpang pesawat komersil. Seandainya benar ada "alat militer" di dalam pesawat yang jadi tujuan utama Amerika mengincar MH370 dan pesawatnya mendarat di Diego Garcia, kita bisa menduga nasib penumpang-penumpang nggak bersalah itu bisa jadi sangat tidak beruntung. Seperti di film-film, apa yang terjadi jika seseorang tahu rahasia besar suatu kelompok mafia, dan kelompok mafia itu memergoki orang yang tahu itu? Either he will be hunted or killed, right..

Dari lubuk hati terdalam, saya berharap pesawat MH370 beserta penumpang-penumpangnya bisa segera ditemukan dan diketahui keadaannya, supaya keluarga korban tidak cemas dan sakit (secara psikologis dan fisik) berkelanjutan dan juga mengobati rasa ingin tahu saya. Terima kasih :)

Dibaca : 5753 kali

Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.

ARTIKEL TERKAIT